Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui dosen-dosen terbaiknya. Tiga dosen dari Fakultas Ilmu Pendidikan dan Humaniora (FIPH) berhasil lolos pendanaan Hibah Penelitian Kemendiktisaintek tahun 2026.
Adapun dosen yang meraih pendanaan tersebut yaitu Prof. Dr. Dodi Mulyadi, M.Pd, Dr. Testiana Deni Wijayatiningsih, M.Pd, dan Andari Puji Astuti, M.Pd. Ketiganya berhasil memperoleh pendanaan pada skema penelitian yang berbeda, mulai dari Penelitian Terapan hingga Penelitian Fundamental Reguler (PFR).

Prof. Dr. Dodi Mulyadi, M.Pd memperoleh pendanaan pada skema Penelitian Terapan dengan luaran model melalui judul penelitian “Model Pembelajaran ESP Berbasis TBLT CLIL dengan AI Conversational Partner yang Dikembangkan untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris”. Penelitian ini diharapkan mampu menghadirkan inovasi pembelajaran bahasa Inggris yang adaptif serta berbasis teknologi kecerdasan buatan.

Sementara itu, Dr. Testiana Deni Wijayatiningsih, M.Pd berhasil meraih pendanaan dalam skema Penelitian Fundamental Reguler (PFR) dengan judul “Kerangka Konseptual AI-Driven Formative Feedback dalam Adaptive Blended Learning untuk Academic Writing ELT”. Penelitian ini berfokus pada pengembangan kerangka konseptual dalam pemanfaatan teknologi AI untuk mendukung pembelajaran menulis akademik.

Selain itu, Andari Puji Astuti, M.Pd juga meraih pendanaan pada skema PFR melalui penelitian berjudul “Paradoks Literasi Sains dan Gendered Burnout: Model Resiliensi Identitas Guru Sains Perempuan Menghadapi Disrupsi Artificial Intelligence”. Penelitian ini mengangkat isu penting terkait literasi sains, gender, serta tantangan yang dihadapi guru di era disrupsi teknologi.

Keberhasilan ini menjadi bukti komitmen FIPH UNIMUS dalam mendorong budaya riset yang inovatif, adaptif, dan berdampak. Diharapkan, hasil penelitian yang dilakukan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang pendidikan, serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Prestasi ini sekaligus memperkuat posisi UNIMUS sebagai institusi pendidikan tinggi yang terus berkomitmen dalam menghasilkan karya ilmiah berkualitas dan berdaya saing.